Tips Kenyang Akhir Bulan Buat Anak Indekos Berdasarkan Pengalaman Pribadi

susahtidur.net – makan akhir bulan

susahtidur.net – Kalau kamu sudah menjadi mahasiswa dan berasal dari luar kota, pasti kebanyakan akan memilih untuk indekos, sebab itu adalah pilihan untuk tinggal berdekatan dengan kampus. Berhubung tidak ada rumah saudara yang dekat kampus juga, dan indekos adalah tempat yang leluasa untuk beraktivitas. Namun, tinggal di indekos sebagai mahasiswa memang banyak susahnya. Sudah wajar akhir bulan yang penuh kesulitan identik dengan mahasiswa, sebab akhir bulan yang cekak dompet seringkali dirasakan mahasiswa.

Mungkin tahun ini para mahasiswa baru belum merasakan rasanya sengsara di indekos pada akhir bulan, sebab perkuliahan temu langsung baru dimulai tahun depan. Namun, tidak ada salahnya untuk bersiap-siap dari sekarang, bukan? Supaya saat menjadi anak indekos secara resmi, kalian-para mahasiswa baru-tidak lagi merasa bingung. Di sini maksudnya bingung adalah saat menghadapi akhir bulan, dan saya punya saran yang baik agar kalian survive di akhir bulan. Berdasarkan pengalaman pribadi, dan beberapa teman indekos lainnya. Mau tau? Simak lurrr~

#1 Nebeng Makan di Kosan Teman

Ada pepatah yang pernah saya dengar seperti ini, “Siapa yang malu, maka ia lapar,” tandanya agar kita menahan rasa malu agar tidak merugi. Merugi dalam artian kelaparan, bosss. Sering-sering silaturahmi itu memang bikin rejeki, percayalah. Sebab, saya dulu menerapkan ini saat akhir bulan, dan saat bertandang ke kosan teman ditawari makan.

Kemungkinan besar ini terjadi 80%. Namun ada triknya juga, kalian harus datang saat waktu makan siang atau malam. Kalau tidak selepas zuhur, ya, magrib. Pokoknya waktu-waktu makan, lah. Sebagai tamu yang tidak tahu diri dimuliakan, pasti ditawarkan dong. Teman mungkin basa-basi, tapi hantam wehhh~

BACA JUGA YUK :  Yang Bisa Dilakuin Kalo Tergoda Batalin Puasa

#2 Ikut Tahlilan

Sering-seringlah mencari informasi, ada di mana kegiatan tahlilan yang ada di sekitar indekos kalian. Memang kesannya sangat mengharap berkat, tapi memang betul juga. Tahlilan pasti ada berkat nasi dengan lauk pauk yang lengkap, kalau tidak ada pasti minimal sembako. Rokok kadang-kadang juga ada, enak bukan? Tapi tetap, tahu diri dan ikut ngaji dari awal sampai akhir yo! Jangan cuman mau berkat doang, terus nggak mau doain.

#3 Hadir Kondangan Nikah

Ini juga! Selain tahlilan, coba cari juga kondangan nikahan, baik itu dari teman kampus sendiri atau pun yang tidak kenal. Lha, kok yang nggak kenal juga? Jelas iya, sebab saya pernah juga melakukan hal yang sama dulu. Dengan modal berpakaian rapi, amplop dan uang dua ribu, saya beserta teman saya masuk saja ke kondangan nikahan orang yang tidak dikenal. Mohon maaf yang pernah saya hadiri, yaaa. Tapi saya doakan kalian panjang umur dan abadi untuk pernikahan kalian, kok!

Apalagi, makanan kondangan yang dikenal prasmanan bisa kita ambil sepuasnya. Mulai dari sambel goreng kentang, semur ayam, semur jengkol, sup, zuppa sup dan masih banyak lagi yang lainnya. Belum lagi dessert yang nikmat, aihhh. 

#4 Seminar Kampus yang Bejibun

Di kampus, apalagi waktu sebelum pandemi, banyak sekali seminar yang diadakan setiap minggunya. Pokoknya kampus dan seminar itu sudah ibarat makan mie ayam, kalau nggak pakai ayam nggak enak dan nggak nyambung. Nah, seminar yang diadakan tiap minggu ini juga jadi ladang rejeki buat kalian para mahasiswa indekos.

Lho lho lho, kan seminar adalah tempat untuk berbagi ilmu dengan narasumber yang mumpuni. Itu betul sekali, sangat betul. Tapi ada snack dan kadang-kadang kalau beruntung ada nasi bungkus juga, biasanya malah nasi padang. Hasshhh, kapan lagi makan padang gratis dan dapat ilmu pula. Sertifikat juga dapat, loh.

BACA JUGA YUK :  Nasi Goreng Adalah Menu Paling Membosankan di Resepsi Pernikahan

#5 Donor Darah Dapat Makan

Saya memang belum pernah melakukan hal ini, tapi dari cerita teman saya yang sering donor darah ia memastikan bahwa donor darah itu dapat makan! Eitsss, manfaat donor darah juga banyak kali. Meregenerasi sel darah yang lama, lalu tentu saja membuat tubuh makin fit. Mungkin nanti saya akan coba. Wqwqwq, dan makanan yang dikasih itu biasanya kacang hijau dan roti. Kadang-kadang, bisa makanan lain. Tergantung stok, lah~

Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Sering dibilang mirip Tulus

View all posts by Nasrulloh Alif Suherman →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *