Tim Lampu Mati Atau Nyala Saat Tidur Minggir! Tidur Itu Lebih Nyaman di Depan TV yang Menyala

gambar dari unsplash

Selalu ada perdebatan dalam segala hal. Antara bubur diaduk dan tidak diaduk hanya menjadi salah satunya. Beberapa waktu yang lewat bahkan ada perdebatan baru yang, tidak sengit-sengit amat, tapi lumayan banyak yang nimbrung untuk sekadar meramaikan dan memberi opini.

Perdebatan antara tim lampu dinyalakan dan tim lampu dimatikan saat tidur. Alasannya meruncing kepada kenyamanan. Lebih nyaman seperti ini dan seperti itu. Sini, saya kasih tahu. Tidur yang paling nyaman dan bikin pulas itu ya tidur di depan tv yang menyala. Dan momen yang awal mulanya sedang menonton tv, mengantuk, sampai akhirnya secara tidak sadar ketiduran, itu adalah hal yang tiada dua. Nggak peduli lampu di ruang tv menyala atau dimatikan.

Oke. Barangkali ada yang mendebat atau sekadar berpendapat,

“Lah, sayang listrik lah kalau semalam suntuk tv menyala, sampai pagi pula. Bisa bengkak nanti tagihan listriknya!”

Sebentar, sebentar, sebentar. Sini saya jelaskan.

Kalian pasti tahu, dong. Di tiap tv itu ada fitur auto-sleep? Nah, salah satu gunanya adalah agar tv bisa mati secara otomatis ketika kita tidak menggunakannya lagi untuk sementara waktu. Ya dikira-kira aja gitu, kapan akan ketiduran, dan kapan tv harus dimatikan. Setidaknya, kita sudah tidur atau ketiduran terlebih dahulu. Lagipula, sebelumnya juga kan tv yang menyala tetap ditonton.

Serius. Lebih nyaman tidur di depan tv yang menyala. Karena sensasinya seperti sedang diceritakan dongeng sebelum tidur yang, salah satu kenikmatannya adalah ketika mata sudah mulai kedap-kedip, merem-melek, menatap layar tv yang menyala. Duh, syahdu sekali.

Tidur di depan tv yang menyala itu punya manfaat terselubung. Salah satunya adalah mencegah maling masuk ke dalam rumah. Saya mengalami hal ini secara langsung.

BACA JUGA YUK :  Alasan Ayam Menyeberang Saat Kendaraan Melintas

Di suatu malam, sekira pukul 2 dini hari, ketika saya hampir tertidur, tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke dalam teras rumah dengan cara mengendap-endap. Dugaan saya jelas bahwa, ia adalah maling. Kalau bukan, ngapain lompat dan masuk ke dalam teras? Jika bertamu, normalnya mengetuk pintu. Dan nggak pukul 2 dini hari juga, dong?

Orang tua saya sudah tidur. Hanya saya yang masih terbangun sambil menonton tv. Beberapa lampu di dalam rumah sudah dimatikan, hanya ada cahaya dari tv yang menyala. Saya segera mengintip ke arah teras rumah.

Maling tersebut menggunakan penutup wajah lengkap dengan jaket. Sendirian. Ketika ia mulai mendekati pintu rumah, saya ada ide untuk mengeraskan volume tv, tujuannya agar maling menyadari bahwa orang di rumah masih terjaga. Setelah itu, maling tersebut segera bergegas keluar rumah. Lari terbirit-birit. Mungkin khawatir ketahuan dan diteriaki maling?

Selain itu, tidur dengan tv menyala juga berguna bagi kalian yang suka overthinking sebelum tidur. Lah gimana mau sibuk overthinking memikirkan hal yang belum terjadi, fokus pikiran dan pandangan kita aja tertuju kepada tv. Jadi, daripada sibuk overthinking pada waktu sebelum tidur, lebih baik nonton tv sampai akhirnya ketiduran. Tapi, ingat. Atur waktu agar tv mati secara otomatis. Biar nggak dijulidin tetangga.

Tidur di depan tv juga bisa menjadi solusi bagi kalian yang kadang masih takut tidur sendirian. Dengan kondisi tv yang menyala, rasanya seperti ada yang menjaga dan mengawasi kalian ketika tidur terlelap. Ya, kalau bisa sih tontonannya yang rame dan bergenre hiburan gitu. Biar ada banyak adegan orang ketawanya. Mau film atau sitkom, terserah. Asal jangan film horor aja. Makin susah tidur itu, sih.

BACA JUGA YUK :  Mari Mengomentari Tipikal Acara TV Masing-masing Saluran Saat Ini

Saran saya, ketika tidur di depan tv yang menyala, kalau bisa atur pencahayaan juga volume pada tv. Disesuaikan aja gitu dengan kondisi ruangan. Mau bagaimana pun, kalau volume tv terlalu tinggi, yang ada nanti malah kaget kalau tiba-tiba lagi iklan atau masuk ke acara tv yang baru. Sebelum mengakhiri tulisan ini, saya ingin menegaskan kembali bahwa, tidur di depan tv dengan kondisi yang menyala boleh. Tapi, mohon diingat untuk mengatur waktu auto-sleep, mulai dari kalian fokus menonton tv. Dikira-kira saja, kalau saya, biasanya sekira 2-3 jam dari awal mula saya menonton. Ingat, total biaya tagihan listrikmu itu, lho.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *