Sebuah Protes untuk Thumbnail dan Judul Podcast Deddy Corbuzier

susahtidur.net – Deddy Corbuzier

Selama swakarantina, paling enak memang ngobrol. Entah melalui daring atau bertatap muka langsung dengan orang terdekat. Kalau sudah lelah, tinggal mendengarkan orang ngobrol saja. sejurus dengan itu semua, YouTube menyediakan wadah yang tepat untuk itu semua. Melalui kanal-kanal YouTube yang menyediakan podcast seperti Gofar Hilman, Soleh Solihun, hingga—tentu saja—Deddy Corbuzier.

Mulai tamu-tamu penting hingga yang nggak penting, dan dari pembahasan yang menarik seperti Taufik Hidayat hingga yang nggak penting seperti klarifikasi, saya tonton semua beserta bubuhan like di setiap videonya. Ya, kecuali kalian tahu sendiri lah, Luthfi Anjay dan Young Lex yang sok tahu tentang corona. Untuk mereka, spesial mendapatkan dislike dari saya. Tapi entah like atau dislike, intinya ketika Om Deddy mengatakan, “faif… for… tri… tu… wan… close the door!” saya mulai menyimak.

Seiring berjalannya waktu, akhirnya saya muntab juga. Bukan, tenang saja, bukan muntab karena kualitasnya. Berbasis orang yang nggak bisa editing dan mengandalkan Canva sebagai palugada dunia pereditan, kok ya bisa-bisanya saya tergelitik dengan thumbnail yang dihadirkan di podcast blio ini. Nggak cuma sampai sana, judul video-videonya itu lho, bikin gemas setengah mati.

Begini Om Ded, sebagai YouTuber nomor wahid dalam ranah podcast, mbok ya o nyewa kru yang khusus untuk mengurus dua hal ini gitu lho. Bukannya apa-apa, bagi orang yang terlanjur ngefans, seburuk apapun itu ya trabas saja. Tapi untuk saya, yang masih abu-abu sebagai penikmat, agak risi tiap melihat caption milik Om Ded yang kadang-kadang lucu dan bikin eneg.

Begini lho, saya contoh kan saja, ya.

Saya suka isinya, pembahasannya, pun saya dapat sesuatu dari video ini, namun tidak dengan judulnya yang super aneh. “3.4 MILLIAR GUE DI TAGIH PAJAK! ARGHHH” tahu nggak, saya membayangkan Om Ded sedang ngomong seperti apa yang ditulis di judul. Gede, gerang, berotot, terus diakhiri dengan “ARGHHH!”.

BACA JUGA YUK :  Satir yang Terkandung dalam "Youtube's Got Talent" Milik skinnyindonesian24

Bagaimana kalau diubah menjadi begini, Om, “3,4 MILIAR ADALAH PAJAK YANG HARUS GUE BAYAR?” Nggak kehilangan esensi memikat, bikin penonton penasaran dan bertanya-tanya. Tanpa “ARGHHH” pun rasanya bakal baik-baik saja kok. Video tersebut tetap bakal ditonton oleh jutaan orang.

Nah, kalau yang ini saya sedikit bingung dengan thumbnail-nya, Om. Kalau perkara foto Anda dan Ridwan Kamil, saya nggak mempermasalahkan. Yang jadi masalah itu tulisannya lho. “ANDA SUDAH GILA? VS RIDWAN KAMIL” ini bacanya gimana? Jadi Bapak Ridwan Kamil vis-à-vis dengan “ANDA SUDAH GILA?”, gitu? Lha terus “ANDA SUDAH GILA?” ini siapa?

Mungkin maksud Om Deddy, judulnya itu “ANDA SUDAH GILA?” lalu vs Ridwan Kamil itu penegas bahwa yang mengisi podcast itu Kang Emil? Gimana kalau judulnya begini saja, “Kang Emil, Anda Sudah Gila!” nah, lebih enak untuk dicerna kan, Om?

Saya paham dalam kasus podcast ini, Deddy Corbuzier bermaksud sebagai anti-tesa agar obrolan dengan Ivan Gunawan menjadi nyambung. Tak ada toksis maskulinitas maupun sebaliknya. Ya, saya paham, tapi blas saya nggak paham sama judulnya. “YAKIN COWO⁉️ KOK MAKE UP‼️ RIBUT GUE AKHIRNYA‼️-IVAN GUNAWAN”

Awalnya, tak kira yang ngomong judul itu Ivan Gunawan soalnya ada keterangan “-IVAN GUNAWAN”. Setelah saya lihat dari awal, preteli perlahan, jebul yang ngomong itu Om Deddy. Tapi itulah pentingnya sebuah judul, harus mengandung apa yang ingin disampaikan sebuah podcast tersebut. Alangkah lebih baiknya judulnya jadi begini, “Yakin Anda Cowok? Kok Memakai Make-up Sich? Gue Ribut sama Ivan Gunawan!”

Terus bagian thumbnail, saya sangat bingung, Om, sungguh. “COWO KOK MAKEUP?” saya hanya mbatin, lah bener juga, cowok kok jadi make-up? Ternyata, yang dimaksud itu “cowok kok memakai make-up. Lagian mana ada cowok jadi make-up. Kalau diganti jadi “Cowok Kok Memakai Make-up?” rasanya bakal seru dan nggak bikin bingung.

BACA JUGA YUK :  Tutorial Lengkap Bayar Parkir di Mall Biar Nggak Bikin Jengkel Orang Lain

Judul dan thumbnail itu memang nyawa sebuah konten. Terutama konten YouTube, apa lagi kontennya adalah podcast. Seiring berjalannya waktu, ada dua pakem yang biasanya digunakan oleh para YouTuber. Pertama, untuk menjelaskan apa yang akan dibahas. Langsung ke inti permasalahan agar si pendengar tahu podcast ini sedang membahas apa.

Kedua, di masa kini ada pula yang dipergunakan untuk mengundang masa lebih banyak alias click-bait. Lazim dipergunakan dan saya rasa semua sudah paham juntrungnya untuk apa. Nah, saya melihat YouTube Deddy Corbuzier dalam konten podcast ini ada di tengah-tengah dua pakem yang saya sebutkan. Judul dan thumbnail-nya itu sedikit menjelaskan, namun banyak click-bait-nya. Mulai sekarang, Om Ded, lebih baik tentukan mau pakai pakem penulisan judul dan thumbnail yang mana agar jelas. Kalau mau menjadi podcast yang mendidik, ubah saja cara membuat thumbnail dan judul sesuai kaidah kepenulisan. Kecuali kalau niatnya mengundang masa untuk klik video Om Deddy, cara seperti ini sudah cocok, kok. Sah-sah saja, nggak ada salahnya. Tapi ya itu, sedikit bikin geli, Om Ded.

Avatar

Gusti Aditya

Pernah makan belut

View all posts by Gusti Aditya →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *