Menghargai LiNa Jobstreet, Sistem Pencari Kerja yang Mudah Dicintai

susahtidur.net – LiNa Jobstreet

Di zaman serba digital ini, banyak hal yang semakin mudah dilakukan. Semuanya serba cepat dan efisien. Apa pun bisa dilakukan selama ada kuota internet. Itu kenapa, tidak heran jika zaman sekarang dikenal juga sebagai era disruptif. Sederhananya, apa pun yang dikerjakan secara manual dan konvensional, kini mulai beralih kepada memaksimalkan fungsi internet.

Katanya, sih, bisa memangkas banyak pengeluaran sehingga cost yang harus dibayar bisa lebih efisien. Dan hal seperti ini juga terjadi di dunia kerja. Saat ini, proses mencari lowongan pekerjaan tidak lagi melalui surat kabar/koran maupun pamflet, tapi cukup melalui internet.

Bahkan, sudah sejak awal tahun 2000-an, platform pencari kerja seperti Jobstreet meringankan kerja para HRD dalam memposting iklan lowongan pekerjaan, sekaligus memberi kemudahan bagi para pelamar kerja untuk mendapatkan info lowongan pekerjaan di suatu perusahaan.

Hanya dengan memiliki akun Jobstreet dan jaringan internet, para pencari kerja dapat melamar pekerjaan di mana pun dan kapan pun.

Bersamaan dengan hal tersebut, siapa pun yang sudah memiliki akun Jobstreet, pasti sangat familiar dengan LiNa Jobstreet. Iya, pengirim pesan otomatis yang selalu memberi sugesti sekaligus info lowongan pekerjan di banyak perusahaan, menyesuaikan beberapa variabel yang dicantumkan pada profil Jobstreet kita. Seperti pemilihan lokasi kerja, pengalaman kerja, dan bidang pekerjaan yang diminati.

LiNa Jobstreet sangat berjasa bagi kita semua, khususnya para pencari kerja. Pasalnya, ia selalu mengirim email tanpa kenal waktu dan tidak ada kata lelah. Khususnya ketika ada iklan lowongan kerja terbaru yang diposting oleh perusahaan.

Jika LiNa Jobstreet adalah seorang manusia dan pekerja biasa, entah berapa besar pendapatannya. Mengingat ia sudah membantu banyak orang dalam menemukan pekerjaan impiannya. Meski hanya sebuah sistem yang dioperasikan oleh Artificial Intelligence (AI), bukan berarti LiNa Jobstreet tidak memiliki pendapatan sama sekali, atau katakanlah reward, bagi dirinya yang sudah setia menemani kita semua.

BACA JUGA YUK :  Beberapa Kegiatan yang Bisa Menguji Kesabaran Kita

Mengutip dari Kumparan, dalam wawancara dengan Meriana, selaku Corporate Marketing Assistant Manager Jobstreet, pernah suatu ketika, saat hari Valentine, ada seseorang yang mengirim cokelat ke kantor Jobstreet dan ditujukan untuk LiNa Jobstreet. Hal tersebut sangat wajar dan memang sudah selayaknya didapatkan olehnya.

Kali lain, saat ada bursa kerja dan Jobstreet sedang membuka stan, banyak yang menanyakan bagaimana kabar LiNa Jobstreet. Atau sekadar bertanya, siapa sosok dibalik LiNa Jobstreet yang selalu mengirimkan email perihal info lowongan pekerjaan terkini. Hal tersebut dilakukan oleh banyak orang sebagai bentuk perhatian dan apresiasi terhadap LiNa Jobstreet, karena sudah membantu banyak orang dalam mendapatkan pekerjaan.

Segala bentuk perhatian dan kegembiraan selalu didapat oleh LiNa Jobstreet dari khalayak. Bahkan, tanpa disadari, jika dalam satu atau beberapa hari saja LiNa tidak mengirimkan email karena satu atau dua hal, mungkin para pencari kerja akan uring-uringan sendiri. “Mana, nih. Kok LiNa nggak ngasih kabar, sih? Ada apa sama LiNa, ya? Padahal, aku lagi butuh kabar banget, lho.” Begitu kira-kira gerutu para pencari kerja yang khawatir dengan kondisi LiNa.

Saya rasa, sangat wajar jika pada akhirnya, LiNa Jobstreet mendapatkan banyak ucapan terima kasih dari para penggunanya. Tidak berlebihan juga jika dalam waktu mendatang, banyak pelamar kerja yang ikut mengirimkan bunga, cokelat, atau bingkisan kepada LiNa atas kebaikan yang selalu ia lakukan hampir setiap hari.

Walaupun seseorang tega mengabaikan email tentang lowongan kerja yang dikirimkan oleh LiNa, ia tetap bersikeras untuk mengirimkan banyak info. Termasuk peringatan mengenai potensi penipuan dalam wawancara kerja. Tak jarang, LiNa juga memberi tips tentang dunia kerja.

BACA JUGA YUK :  Cara Ajaib Biar Bisa Bangun Sahur

Seperti kata Sheila on 7, mungkin LiNa Jobstreet tidak akan pernah sadar, betapa mudahnya ia untuk dicintai oleh banyak pencari kerja.

Meski pendapatan LiNa Jobstreet bukan dalam bentuk materi atau gaji di atas UMR, mau bagaimana pun, kita semua patut berterima kasih atas jasa yang sudah dilakukannya selama ini. Sebagai suatu sistem, ia sudah sangat melebihi ekspektasi dan angan-angan para pencari kerja. Jika sekira dua puluh tahun lalu kita harus capek dan pusing mencari lowongan kerja, LiNa Jobstreet malah memanjakan para pencari kerja dengan memberikan banyak opsi lowongan kerja di berbagai perusahaan. Jadi, nggak usah heran kalau banyak yang sayang banget sama Lina Jobstreet ini. Karena dia sudah menjadi primadona dalam dunia kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *