Kantor Adalah Tempat Terbaik Sekaligus Terburuk untuk Selingkuh

susahtidur.net – selingkuh di kantor

susahtidur.net – Apa pun alasannya, selingkuh itu tidak bisa dibenarkan. Tentu selalu ada jalan yang lebih baik untuk berpisah demi menjaga perasaan seseorang yang, setidaknya pernah mengisi hari-hari kita di masa lalu—dibanding harus berkhianat dengan cara yang sangat tidak memanusiakan manusia.

Di luar daripada itu, sebagian orang berpikir bahwa perselingkuhan bisa terjadi karena beberapa faktor. Bisa dari faktor eksternal, bisa juga internal.

Jika merujuk pada faktor eksternal, yang kena getahnya pasti pasangan seseorang tersebut. Dianggap tidak perhatian, terlalu cuek, dan lain sebagainya. Sedangkan dari faktor internal, mari kita sederhanakan: kalau memang dasarnya bajingan, ya bajingan saja.

Sebagai pekerja kantoran, saya sudah terbiasa melihat secara langsung dengan mata kepala sendiri, seseorang yang sudah jelas memiliki pasangan (entah statusnya masih pacar atau sudah sah menjadi suami/istri bagi orang lain) cheating dengan rekan kerjanya. Bisa satu atau berbeda divisi. Di depan orang sekantor.

Aneh. Sangat aneh. Mereka yang selingkuh ini lupa, memang nggak tahu, atau goblok ya? Peraturan pertama dan yang paling utama ketika selingkuh, itu kan seharusnya diam-diam saja. Sebisa mungkin ditutup rapat-rapat dan orang lain nggak tahu.

Lah ini malah sebaliknya. Orang lain dengan gratis dan secara cuma-cuma melihat secara langsung bergandengan, suap-suapan, juga adegan mesra lainnya. Jelas, ini bukan sekadar asumsi atau tebak-tebakan dari saya juga rekan lainnya. Lantaran saat berkomunikasi, ngobrol, curhat, atau apa pun istilahnya, ia sendiri mengaku bahwa sudah cheating dari pasangannya.

Dan alasan selingkuh tergoblok yang pernah saya dengar secara langsung dari pelakunya adalah, “Istri gue nggak cantik. Di rumah juga nggak pernah mau dandan.”

BACA JUGA YUK :  Suka Duka Jadi Pengguna Kartu 3, Bagaikan Menjadi Ashabul Kahfi

Sini biar saya pertegas kembali: goblok!

Kalau pasangan di rumah nggak mau dandan, tentu ada banyak faktor yang menyertai. Apalagi saat itu kami—saya dan rekan kerja lainnya—sama-sama tahu, istrinya baru saja melahirkan. Di rumah harus mengasuh bayi, buah hati mereka berdua.

Sebagai orang yang juga sudah berkeluarga, saya melihat secara langsung bagaimana sibuknya istri merawat anak, bangun tengah malam untuk menyusui, mengganti popok, dan lain sebagainya. Sebab itu, sudah menjadi tanggung jawab saya juga untuk melakukan tugas tersebut. Wajar jika istri kelelahan, kurang tidur, sampai kurang dandan.

Pada saat seperti itu, coba dibantu, dampingi, pahami istri sebagaimana mestinya. Bukan malah diselingkuhi, blok.

Meski sudah ada beberapa penelitian yang membuktikan bahwa, banyak praktik perselingkuhan yang terjadi di ruang lingkup perkantoran, percaya deh, kantor adalah tempat selingkuh terbaik sekaligus terburuk yang pernah ada. Apalagi jika dilakukan secara terbuka dan blak-blakan. Selain goblok, itu ngaco betul.

Sisi terburuknya, semua orang, jadi bisa melihat dan mengetahui secara langsung. Siapa pun bisa melapor pada pasangannya. Belum lagi soal perghibahan duniawi tentang perselingkuhan yang selalu laris-manis saat jadi bahan perbincangan.

Sedangkan sisi terbaiknya, ini pun dari sudut pandang pelaku cheating, bagi pekerja kantoran, porsi untuk bertemu dengan rekan kerja akan selalu lebih banyak dibanding bersama dengan pasangan (yang sah). Pada titik yang paling menyebalkan, aneh tapi nyata, mereka yang selingkuh dengan rekan kerja boleh jadi akan lebih semangat untuk bekerja. Meski pada waktu bersamaan, ada efek laten yang harus diwaspadai: performa/kinerja akan menurun saat ada masalah.

Bukan berarti saya menyarankan untuk selingkuh di tempat lain yang lebih aman. Poin utamanya justru setia pada pasangan dengan berbagai cara yang sangat mungkin dilakukan. Menjaga keharmonisan, saling komunikasi, dan meningkatkan iman. Ingat, ketika memutuskan menikah, selain berkomitmen untuk saling setia dan menjaga dengan pasangan, kalian melakukan hal yang serupa dengan Tuhan.

BACA JUGA YUK :  Nggak Bisa Mudik? Kegiatan ini Bisa Kalian Lakuin Pas Lebaran

Hal lain yang bikin saya gagal paham, untuk apa juga seseorang secara serampangan pamer kemesraan dengan selingkuhan di tempat umum? Ini cacat ganda namanya. Cacat akal sekaligus perasaan. Kecuali memang sudah diniatkan sejak awal bahwa, tujuan selingkuh agar ketahuan oleh pasangan, kerabat terdekat, juga besanan (keluarga pasangan), sampai dengan ingin menyakiti hati mereka.

Terakhir, saya pikir, mau bagaimana pun alasannya, selingkuh tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Yang ada hanya menambah masalah dengan segala keruwetan dalam suatu hubungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *