Hak Buruh Squidward dan Spongebob yang Selalu Nrimo Ing Pandum

susahtidur.net – buruh bikini bottom

Tuan Krab ini adalah gambaran seekor kepiting yang paripurna. Sudah punya bisnis, punya capit, pun punya kuasa. Tiga hal ini, adalah kesatuan manunggal yang harus dimiliki rakyat bila muntab diwakil-wakilkan. Kenapa bisnis? Rasanya saya nggak perlu menceritakan lagi kepada kalian. Seekor cukong dan investor, punya segalanya untuk para karyawannya.

Kenapa capit? Dengan capitnya lah seekor Tuan Krab bisa ngosak-ngasik membayar gaji karyawan buruhnya dengan biaya seenaknya. Per jam pula. Ijin cuti? Dipersulit. Sekarang, kenapa kuasa? Ketimbang menjawab, lebih baik kita renungkan saja. Melalui hati yang paling melankoli.

Tuan Krab, nggak perlu diwakilkan lagi lantaran kebijakan Bikini Bottom, cukong atau investor bebas bermain api dengan buruhnya. Apa lagi Chumbucket, walau Karen istri dari Plankton, apakah Karen dapat cuti hamil? Sulit tentunya. Siapa yang cilaka? Buruh, salah satunya yang akan kita bahas lebih sentimentil adalah Squidward. Ia berani memberontak walau akhirnya karam juga sama sanak familinya, sesama rakyat biasa dan buruh juga.

Kenapa Spongebob warna kuning, eh, maksud saya kenapa Spongebob begitu diam dan manut kepada Tuan Krab? Ya, itulah gambaran hewan organisme multiseluler yang selalu nrimo dan merasa cukup. Tanpa sadar, hak-haknya dirampas oleh Tuan Krab. Dalam episode ke-40a Season 2 dengan judul Squidward Strike, hal ini dibuktikan.

Saya bakal menjelaskan menit demi menit, maaf kalau membosankan. Tapi semoga saja tidak karena saja jamin, saya akan menceritakan ulang episode ini dengan menyenangkan. Oh iya, cerita ini banyak yang saya pelintir, sebagaimana pihak atas memelintir apa yang terjadi di bawah.

Hal ini terjadi setelah pemerintah Bikini Bottom melalui Mayor menetapkan aturan aneh. Aturan ini, jelas menguntungkan para investor macam Tuan Krab. Nah, suatu hari, jebul profit Krusty Krab jatuh beberapa Penny saja. Kalang kabut, Tuan Krab melimpahkan hal ini kepada buruh-buruhnya. Inilah yang ditakuti dari aturan baru yang ditetapkan oleh Bikini Bottom.

BACA JUGA YUK :  Jangan Kayak Squidward, Punya Selera Bagus Tapi Hidup Merana.

Di hari gajihan, Squidward kaget karena yang ia terima adalah tagihan, bukan gaji yang layak. Ya, bagaimana, ketika cukong semena-mena, bekingannya kuat, yakni pemerintah Bikini Bottom. Rakyat kecil seperti Squidward bisa apa selain ngedumel dan misuh.

Dilansir dari Spongebob Fandom, Tuan Krab malah kian semena-mena. Ia menjawab, “Akan ada beberapa perubahan di sini. Setiap kali saya melihat kalian berdua melakukan kesalahan, saya akan menagih Anda!”

Nggathelinya, Spongebob datang dan menghitung uangnya. Ia membayar semua tagihan aneh yang diberikan oleh Tuan Krab. Begitu nrimo dan melambangkan masyarakat Bikini Bottom yang santun dan bijak bestari sekali Spongebob ini. Tapi satu sisi, sebagai sesama buruh, Squidward muntab juga. “Saya akan melakukan strike!” yang artinya pemogokan melalui demonstrasi penuntutan hak.

Demo besar terjadi di depan Krusty Krab, akses utama menuju pusat kota. Demo ini diprakarsai oleh Squidward yang menuntut Tuan Krab mengkaji ulang aturan terhadap hak-haknya sebagai buruh. Sedasar itu tuntutan Squidward. Di sini Spongebob belum menentukan langkah, ia masih bingung. Namun sisi loyalnya kepada Tuan Krab, Spongebob menolak aksi yang dilakukan oleh Squidward.

Ada kata-kata menarik dari Squidward, begini, “We’ve got to unite as workers and demand the respect we deserve from the boss! In fact, you and I should go on strike!” sengaja nggak saya artikan biar nggak multi-tafsir.

Lantas ada kejadian menarik lagi. Spongebob yang ogah-ogahan pun nggak becus dalam aksi massa. Squidward menunjukkan caranya, ia membuang topi Krusty Krab karena menurutnya, seragam adalah simbol penindasan, Kamerad.

Squidward pun membuang topinya sepenuh tenaga, lucunya, polisi datang dan menghukum Squidward karena buang sampah sembarangan. Ikan polisi Bikini Bottom yang bernama Petugas John itu memberikan karcis tilang kepada Squidward. Malang betul nasib Squidward, mau memperjuangkan hak-haknya, malah dituduh sebagai pelaku buang sampah.

BACA JUGA YUK :  Pemutaran Film Propaganda yang Sarat Kebohongan di Sebuah Negara Fiktif

Setelah itu datang koki cilik yang minta tanda tangan kepada Spongebob, jebul Tuan Krab menyiapkan buruh yang lebih bodoh lagi untuk diperdaya. Ya, begitulah kerja investor, kehilangan satu buruh, itu bukan masalah. Masih banyak buruh yang lain dan tentunya nggak menyalahi aturan.

Squidward pun akhirnya menyerah. Spongebob malah terbakar geloranya. Ia menjalankan aksi demo untuk menolak demo. Jadi begini, Spongebob itu mengadakan demonstrasi untuk mencegah demonstrasi terjadi di pelataran Krusty Krab. Pitikih? Ya, pokoknya menolak aksi demo, dengan cara demo.

Ini kasusnya serupa dengan menolak membangun hotel dengan cara membangun apartemen. Setelah kejadian ini, ya yang disalahkan tentu Squidward. Ia dikira menjadi dalang di balik biang keladi kerusuhan ini. Untung Squidward nggak bawa buku aneh-aneh, kalau bawa bisa dijadikan barang bukti. Ha mbok yakin.

Lantas Squidward pun dituduh sebagai perusak Bikini Bottom oleh masyarakatnya yang cinta damai. Nggak sampai ditanya KTP mana lantaran kasus ini tidak akan diteruskan. Sampai kapanpun, Squidward dituding sebagai pihak yang salah.

Besok lagi, Squidward kalau demo di Goo Lagoon saja. Suasana di Goo Lagoon itu sama seperti keadilan di Bikini Bottom, hanya sebatas pasir jika diambil dan dibiarkan, butirannya akan mobat-mabit ke mana-mana alias akan hilang tanpa jejak, tidak diusut sampai tuntas. Oh, Bikini Bottom, kota dengan rumah nanas di dalamnya. Pun dengan ketidakadilan yang nyata.

Avatar

Gusti Aditya

Pernah makan belut

View all posts by Gusti Aditya →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *