Gimmick-Gimmick Kabur dari Tukang Parkir.

sumber gambar dari pexels.com

Mengatur kendaraan, apalagi kalau banyak, adalah pekerjaan ribet dan menyusahkan. Makanya kalau kita pergi tempat-tempat umum, agar tidak kerepotan mengatur kendaraan kita, muncullah tukang parkir sebagai solusi segala masalah.

Tugas tukang parkir pada dasarnya adalah menata kendaraan-kendaraan yang parkir agar rapi, memberi karcis parkir kepada kita yang punya kendaraan, pun menagih tarifnya.

Fenomena alam kemudian terjadi. Semakin banyak kendaraan yang ada di planet ini, akan berbanding lurus dengan banyaknya keberadaan tukang parkir, apalagi jika lahan parkir menjadi semakin sempit. Insting tukang parkir yang tajam akan menemukan lokasi terbaik di mana kita harus parkir. Pun karena keadaan ini menjadi menjamur sekali praktik parkir liar yang kadang kerap menjalin kisah lucu dengan kita, sebut saja ketika kita datang ke sebuah kios tidak ada si tukang parkir, eh pas mau balek tiba-tiba secara ajain beliau muncul entah dari mana.

Dengan fenomena ini, karena ternyata penghasilan tukang parkir bisa lebih banyak dari PNS, maka pekerjaan ini menjadi digemari banyak kalangan. Maka dari itu tidak heran kalau segala tempat kini ada aja tukang parkirnya.

Tempat fotokopi ada tukang parkirnya. Apotek ada tukang parkirnya. Tempat-tempat makan ada juga tukang parkirnya. Alun-alun ada tukang parkirnya. Tempat laundri ada tukang parkirnya. ATM juga ada tukang parkirnya. Bahkan angkringan ada saja tukang parkirnya.

Nah, karena semakin banyaknya tukang parkir di segala lini, maka kadang pengeluaran kita untuk parkir sendiri ternyata lumayan juga ya. Makanya, karena tukang parkir ini cerdik, kita harus lebih cerdik guna meminimalisir pengeluaran untuk parkir ini.

Berikut gimmick-gimmick orang yang mau menghindar dari tukang parkir :

TERKAIT:  Rekomendasi Tempat Ngabuburit Puasa Tahun Ini

1. Ngajak Temen.

Ini yang gampang kalo mau ke tempat yang ada tukang parkirnya, bawalah temen buat jagain motor di pinggir jalan. Jadi pas mau fotokopi atau mau ke apotek dan liat ada tukang parkirnya, parkir aja di pinggir jalan, biarin temen kalian jagain motornya, terus datanglah ke apotek atau fotokopian atau serah mana aja yang kalian tuju dengan perasaan bahagia. Catatannya, cara ini tidak bisa kalo kalian mau makan mayan lama di tempat makan. Kan kasian temen yang nungguin.

2. Parkir di Indomaret.

Karena Indomaret atau Alfamart ada di hampir setiap tempat, maka letaknya tidak akan jauh-jauh dari tempat-tempat yang sering kita tuju. Karena parkir di Indomaret gratis, bolehlah kita menumpang parkir di Indomaret dan jalan ke tempat yang kita tuju tersebut. Sungguh efisien cara yang satu ini.

3. Nyolong Kesempatan

Nah ini cara yang paling gampang. Kalo kita sering heran kenapa tukang parkir nggak ada pas kita datang dan muncul ketika kita pergi, nah lakuin hal yang sama dengan kondisi itu. Pas mau pergi, liat-liat dulu si tukang parkir. Ada apa kagak, kalo ada, tunggu saja sampe dia nggak keliatan. Nah, pas dia kagak keliatan, barulah pergi secepat kilat. Atau kalau tukang parkirnya lagi narik duit dari orang lain, langsung cabut karena fokus tukang parkirnya sedang terpecah.

4. Bayar Pake Duit Lima Puluh Ribuan.

Biaya parkir biasanya 2000an. Makanya jika kita menggunakan lembaran uang lima puluh ribuan, biasanya tukang parkir males ngeluarin uang buat kembalian dan merelakan kita untuk melenggang begitu saja.

5. Bilang Saja Cuma Sebentar.

Jangan lakuin. Asli. Nggak ngefek.

Nah, itu tadi adalah cara-cara yang biasa dan bisa kalian lakukan untuk mengurangi beban biaya parkir harian. Tetapi hati-hati, karena semakin lama, semakin bertambah pula kecerdikan dari para tukang parkir liar ini. Cara mana yang sering kalian lakuin?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *